NEWS
The New Classics: Fashion, Fashion, and More Classic Fashion
Kontradiksi antara kecenderungan berdandan dan hakekat masa modern, bersuara sama keras dengan variasi formasi gaya yang ditawarkan. Namun ditengah galau para fashionista, peserta international Miss Chinese Cosmo Pageant 2005 sanggup meredam pro-kontra itu tanpa melupakan fungsinya memberi rekomendasi gaya. Emir Ishvara Izak, Public Relations PT Martha Beauty Gallery yang juga fashion stylist, melaporkan perjalanan Cipta Busana Martha Tilaar dari Bali, Jogjakarta hingga panggung pergelaran megah di JITEC, Mangga Dua, Jakarta.
Presentasi busana wanita sejak tahun '70 an muncul variatif format gaya yang seolah meleluasakan wanita untuk bereksperimen dalam penampilan.
Berbicara formula warna, bukan hal mengejutkan bila kecerahan alam melintas di runway acara Miss Chinese Cosmo Pageant 2005 bersama Cipta Busana Martha Tilaar dari kunjungan ke Bali seusai bom, seolah ingin mencipratkan pulau dewata dengan kuning, orange, hijau lemon, pink pupus, biru muda hingga warna-warna solid. Meski begitu, warna damai putih tidak lantas kehilangan pamornya.
Kecantikan ini melintas di kota Jogjakarta, dimana Kanjeng Ratu Hemas, permaisuri dari Sri Sultan Hamengkubuwana X, berkenan menerima para putri mancanegara yang terkesan teguh berpendirian dalam balutan kebaya bergaya blus dan kain Pekalongan bermotif buketan berkesan fresh dari Cipta Busana Martha Tilaar. Potongan busana ini memberi kesan chic dan elegan meski pemakainya berasal dari berbagai pelosok dunia dan karakter berbeda. Namun karena bahan yang ditawarkan dari katun ringan dengan bordir bunga - sehingga memunculkan image cantik bila dikenakan malam hari.
Sedikitpun tidak memberi kesan kaku, tetapi bukan berarti membuat pemakainya kehilangan wibawa, busana antik kebaya encim dari koleksi baru atau modifikasi menyeruak di panggung internasional final Miss Chinese Cosmo Pageant 2005, memberi variasi ditengah rekomendasi gaya yang meraja lela.
Jika ada pertanyaan yang sulit tentang busana klasik di masa modern, jawabannya adalah koleksi Cipta Busana Martha Tilaar di Jl. Kusumaatmaja 47, Tosari Jakarta Pusat (021) 3143489. Pindahan butiknya dari Jl. Wahid Hasyim. Dan masih ada yang perlu ditemui yaitu desainer Paris Leonidas Mone, creator busana yang tahun 2005 ini mencetak prestasi juara I Lomba Perancang Kebaya Modifikasi se Indonesia. Satu persatu element yang diraih pemuda ini sejak menjadi cowok model dengan gelar juara II Top Model Rahadian Yamin taraf DKI, lalu mantap sebagai juara I Top Model Rahadian Yamin tingkat Nasional 2001. Sebagai penguat sekaligus fokusnya di dunia fashion adalah meraih gelar Lulusan Terbaik 2004 sekolah mode Susan Budihardjo, melenggang sebagai finalis Concours International tingkat Indonesia, selanjutnya finalis tingkat internasional di Paris, pusat mode sedunia.
Sejatinya akar busana bangsa Indonesia menjadi praktis dan tidak pernah kehilangan wibawa, juga bisa sebagai ritual non formal. Tergantung peran yang yang diinginkan sesuai paduannya, kain, rok, jeans atau pilihan lain seperti blazer termasuk celana pendek sekalipun. Kali ini wanita bebas membawa apa saja dengan koleksi Cipta Busana Martha Tilaar. Tinggal menentukan aturannya, baik dari segi warna, motif, tempat, yang pasti paling mewah untuk acara malam hari dan resmi. Menyenangkan bukan? |
|